elderly house

Elderly house atau rumah untuk lanjut usia atau dalam bahsa indosia lebih sering disebut dengan panti jompo merupakan tempat tinggal untuk kaum lanjut usia dengan tujuan untuk memberikan perawatan yang tepat dan sesuai serta memberikan kesempatan apresiasi diri mereka dengan lebih baik dengan segala hak dan kewajiban mereka.

panti jompo di indonesia masih  terbilang kurang familiar dikalangan masyarakat umum, terutama karena anggapan dan budaya masyarakat indonesia yang menganggap bahwa orang tua harusnya dirawat langsung oleh anaknya, dengan tangan anaknya sendiri sebagai balas budi yang dapat dilakukan sebagaimana dulu orang tua mendidik anaknya langsung dengan tangannya sendiri, hal ini sedikit berbeda bila kita bandingkan dengan masyarakat luar negeri yang beranggapan bahawa menempatkan orangtuanya di panti jompo adalah salah satu penghormatan dan penghargaan kepada orang tuanya karena di panti jompo orang tua akan dirawat secara lebih tepat yang mungkin tidak dapat sepenuhnya di berikan oleh anaknya sendiri, disamping orang tuanya sendiri juga sadar bahwa itu yang terbaik buatnya dan dengan begitu juga anaknya dapat bekerja lebih baik tanpa mengurangi waktunya yang banyak untuk mengurus orangtuanya, maka oleh karena itulah kita bisa melihat perkembangan panti jompo di luar negeri itu lebih pesat dan lebih baik dibandingkan dengan di indonesia, bahkan kalau diluar negeri kadangkala panti jompo itu tidak lagi menjadi sebagai sebuah kebutuhan tetapi lebih kepada gaya hidup, disamping panti jompo itu sendiri juga sudah tersedia dalam berbagai macam bentuk model, tipe, level, dengan ketersediaan fasilitas yang beragam pula.

dalam kasus ini saya ingin mengambil sebuah contoh panti jompo dengan nama Residencias assistidas yang berada di al cacer do sal, Portugal.

da

Name                   : Residencias assistidas
Location            : Alcácer do Sal (Portugal)

Date of project                  : 2006-2007
Date of construction      : 2008-2010

Authors                               : Francisco Aires Mateus, Manuel Aires Mateus
Collaborators                    : Giacomo Brenna, Paola Marini, Anna Bacchetta, Miguel Pereira
Client                                    : Santa Casa da Misericordia de Alcácer do Sal
Engineer                              : Engitarget, lda
Constructor                       : Ramos Catarino, Sal
Landscape architecture    : ABAP Luis Alçada Batista
Footprint Area                 : 1560 m2
Floor Gross Area             : 3640 m2

rancangan panti jompo menawarka fasilitas seperti antara hotel dan rumah sakit, jadi penghuni mendapatkan pelayanan yang sebaik-baiknya seumpama di hotel dan juga penghuni mendapatkan perawatan yang di perlukan seperti di rumah sakit, sehingga para penghuni tetap merasa nyaman dan tidak merasa tertekan dengan keadaannya, dan mereka tidak merasa tidak dihargai dengan keterbatasannya.

bentuk bangunan tidak mengubah kontur tanah yang ada tapi malah bangunannya yang di rancang menyesuaikan diri dengan kontur tanah yang ada, sehingga ini menjadi daya tarik tersendiri buat bangunan ini. kita bisa menuju/naik ke atap bangunan tanpa harus melalui tangga melainka kita bisa naik melalui ekor bangunan seperti gambar diatas, kalau di lihat dari denah sekilas bangunan ini tampak seperti ular yang memiliki ekor dan kepala, ekornya yang seperti tampak pada gambar diatas.

nah… hal lain yang menarik dari bangunan ini adalah desainnya sendiri yang sangat spektakuler menurut saya, dimana bentuknya mungkin jauh sekali dari pikiran kita tentang bagaimana bentuk sebuah panti jompo. desain bangunannya yang berbentuk push and pull bagian yang push menjadi koridor sementara yang pull menjadi bagian2 ruang kamar, manfaat lainnya dari bentuk push and pull ini bangunan dapat memanfaatkan udara dan pencahayaan alami bangunan dengan baik. adanaya bentuk push and pull ini sendiri didasari oleh konsep bentuk papan catur

House for the Elderly in Portugal by Aires Mateus

Warna putih terlihat dominan pada tampang, dan kontras dengan lingkungan sekitar. Massa keseluruhan terdiri dari massa-massa yang lebih kecil, saling bersambung, disusun secara tak beraturan dalam tatanan yg linear.

Pencahayaan : mengoptimalisasikan cahaya alami melalui konsep push and pull: cahaya yang masuk bukan cahaya matahari langsung, tapi cahaya langit.
Disamping itu ada juga penerangan buatan yang berupa penerangan indirect , yang tersembunyi di sudut antara plafon dan dinding.

House for the Elderly in Portugal by Aires Mateus

Interior bangunan didominasi dengan warna putih , baik lantai, dinding, dan plafon terlihat agak mengkilap. elemen bagunan banyak di dominasi olek material beton, aluminium, dan kaca.

Meskipun ruangan ini didominasi oleh warna putih yang monokrom, tidak lantas membuat sussana lorong ini menjadi mencekam

House for the Elderly in Portugal by Aires Mateus

House for the Elderly in Portugal by Aires Mateus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: