TEORI ?

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…. kuliah tanggal 16 september mata kuliah Teori Arsitektur, tapi kali ini cuma membahas apa itu teori??

habis jum’atan di mesjid seputaran kos-kosan saya langsung pulang dan siap-siap untuk kuliah, karena tadi paginya tidak ada kuliah maka motor saya pun belum saya panasi hehe, akhirnya keluari motor dan memanasi mesin sebentar dan terus mluncur ke salah satu warung makan yang berada di jalanan menuju kampus,, ok langsung saja kalau tidak salah jam 1 lewat seperempat kuliah dimualai… yang membuka kuliah salah satu dosenmuda kampus yang di percayakan menjadi koordinator mata kuliah ini..

…TEORI…

berbicara asal katanya ada dari bahasa inggris dan ada yang dari bahasa yunani, tetapi saya tidak tertarik membahasnya, yang penting dalam bahasa Indonesia adalah T E O R I , dan apa kah itu teori?

– pernyataan ilmiah

– pernyataan yang logis dan masuk akal

– pendapat yang dikemukakan mengenai suatu kejadian

– asas atau hukum-hukum umum yang menjadi dasar sesuatu

– pendapat atau cara-cara dan aturan-aturan untuk melakuakan sesuatu

nah lebih kurang begitu lah sedikit pengertian yang dapat menunjukkan siapa itu teori,, oleh karena teori itu ada sama artinya ada yang membutuhkannya, kenapa dibutuhkan? ternyata karena ada kegunaannya, apa saja?

* teori itu untuk menjelaskan sesuatu

* mempercepat kepraktisan penyelesaian suatu masalah

* teori juga bisa dijadikan sebagai tolok ukur

sering ada pertanyaan berkaitan dengan Teori, mana yang lebih awal antara TEORI dan PRAKTEK ? jawabannya adalah antara keduanya berjalan seiring, dimana suatu Teori ada karena adanya tindakan yang dilakukan sebelumnya sehingga berbuah kesimpulan dalam bentuk teori, sementara itu begitu juga suatu tindakan dilakukan karena telah ada teori sebelumnya, apabila antara paraktek dan teri terus dilakukan secara bergulir maka pengetahuanpun akan semakin banyak ditemui dan akan terus dan terus berkembang..

perjalanan terciptanya teori :

ada beberapa karakter teori yang baik menurut Stephen P. Borgatti :

1. Di lihat dari Mechanisme atau Prosesnya> Teori yang baik memiliki elemen dinamis yang memberikan pemahaman tentang proses, mengapa suatu situasi atau kondisi beralih ke situasi atau kondisi lain.

2. Generality> dapat diterapkan dalam situasi yang luas atau banyak bidang

3. Truth > Keberlakuan teori selalu terbatas, relatif, Dan sementara

4. Falsifiability> Teori yang baik dapat dibuktikan keberlakuannya melalui eksperimen atau pengumpulan data.

5. Parsimony > jelas dan sederhana

6. Fertility> dapat meningkatkan Implikasi pada berbagai bidang

7. Surprise> menarik dan dapat membawa pemahaman baru

kalau bicara teori dalam arsitektur ada …..

berdasarkan lingkup problematisasinya, teori arsitektur menurut Edward Robbins dapat diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kelompok[6], yakni :

  1. Theory in Architecture : Kebanyakan teori arsitektur tergolong ke dalam kelompok ini. Theory in Architecture umumnya mengamati aspek-aspek formal, tektonik, struktural, representasional, dan prinsip-prinsip estetik yang melandasi gubahan arsitektur, serta berusaha merumuskan dan mendefinisikan prinsip-prinsip teoritis dan praktis yang penting bagi penciptaan desain bangunan yang baik. Teori yang tergolong dalam kolompok ini cenderung bersifat superfisial, deskriptif dan preskriptif, kurang dilandasi oleh interpretasi dan pemahaman yang kritis dan mendalam.
  2. Theory of Architecture : Teori yang tergolong dalam kelompok ini berusaha menjelaskan bagaimana para arsitek mengembangkan prinsip-prinsip dan menggunakan pengetahuan, teknik dan sumber-sumber dalam proses desain dan produksi bangunan. Isu pokok di sini bukanlah prinsip-prinsip umum yang memandu desain, tetapi bagaimana dan mengapa arsitek mendesain, menggunakan media, dan bertindak; serta mengapa di antara mereka bisa terjadi keragaman historis maupun budaya.
  3. Theory about Architecture : Teori yang tergolong dalam kelompok ini bertujuan menjelaskan makna dan pengaruh arsitektur, mendudukkan arsitektur dalam konteks sosial budayanya, memerikan bagaimana arsitek bekerja sebagai produser budaya, atau memahami bagaimana arsitektur digunakan dan diterima oleh masyarakat. Dengan kata lain, teori ini berusaha menjelaskan bagaimana arsitektur berfungsi, dipahami dan diproduksikan secara sosial dan budaya.

demikian yang dapat saya share walau amburadur….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: