Laporan kunjungan Pak Josep ke korea.. mengisi kelas Teori

bertepatan minggu ke 3 perkuliahan tanggal 23 septm. 2011

jam 1 tepat saya sudah berada di kampus ruang f102..   kelasnya kosong ….! ee.. ternyata kuliah di pindah ke ruang seminar jurusan, dan disana semua kawan-kawan sudah hampir hadir semua… tak lama pak josep membukanya, dari yang disampaikan yang masih saya ingat lebih kurang…

Definisi Arsitektur modern yang kita pahami sekarang ini sangat dikuasai oleh pemahaman barat, yang mempunyai ciri-ciri kombinasi garis-garis bangunannya lurus dan bentuknya yang kebanyakan kotak-kotak, pemahaman ini menyebar keseluruh dunia. menurut mereka (orang barat) untuk menunjukkan kekhasan suatudaerah maka dengan regional.. (regionalitas entah regionalisme? intinya regionalnya yang saya dengar) itu melalui di berinya warna loakal.. sehingga hal ini tidak bisa diterima oleh sekelompak Orang Gilaa di ASEAN termasuk salah satunya dosen saya sendiri yang sedang memberi laporannya di depan kelas, Pak Josep.. (dengar-dengar sebutan kerennya pak JOspri / tapi gak penting yang jelas kami semua suka gaya beliau), nah mereka ini para Orang Gila Asean membentuk suatu semacam sebuah perkumpulan atau forum yang diberinama mAAN (Modern Asean Architecture Network) , kunjungan pak Josep ke korea kemarin adalah untuk menghadiri forum ini, dimana diadaka tiap tahun..

dalam selipan yang Disampaikannya pak Josep juga menerangkan bahwa jumlah sekalah Arsitektur sekarang di Indonesia berjumlah 175 sekolah yang menghasilkan lulusannya setidaknya 20 orang pertahun per sekolah dengan kata lain keseluruhannya menjadi sebanyak 3500 lulusan Arsitektur diindonesia pertahunnya.. dan sulit saya bayangkan akan berada dimana saya nanti setelah lulus?, karena saya masih membutuhkan waktu 2 tahun lagi untuk lulus berrarti saat lulus nanti jumlah lulusan arsitektur baru di indonesia sudah 7000 orang… mau kmana saya???

lebih lanjut dalamkunjungannya ke jepang beliau (pak Josep) tidak lupa mendokumentasikan bangunan istana di korea sana tepatnya di Seoul, jumlah Istana yang ada disana ada 5 buah, kelimanya tampil megah dan suasanya benar-benar membuat nuansa sejarah tersa sekali. kelima bangunan kuno tersebut padahal bukan lagi bangunan yang benar-benar aslinya tapi merupakan bangunan hasil renovasi pada tahu 1960an akibat porak porandanya ketika perang dunia 2, saat penjajahan jepang dan perang Koreasendiri. hal yang menarik betapa bangunan hasil renovasi benar tampakseperti bangunan kuno aslinta dengan senua tatanan yang di sesuaikan.

tidak banyak perbedaan antara Arsitektur kuno cina, korea, dan jepang, bahkan sulit ditandai, mungkin perbedaannya hanya dapat di lihat dari bentuk pakaian dari ke 3 kebudayaan tersebut.

pada bangunan istana yang ada di korea tersebut ada kombinasi warna hijau yang agak kebiruan terlihat jelas pada bagian ornamen dekorasinya yang katanya merupakan ciri khas Arsitektur korea. pak Josep tak lupa memberikan pandangannya terhadap arsitektur orang korea, ketegasan siakp berarsitektur orang korea sangta terlihat sekali, tidak ada pencampuran antara arsitektur kuno dan arsitektur masa kini disana, yang kuno dibuat tampil dengan sekuno-kunonya dan yang kini dibuat tampil sekini mungkin, dan kekontrasan bukan sebuah masalah bagi mereka orang korea, mau bangunan kuno berdampingan dengan bangunan kini terserah.

sedikit menyenggol Arsitektur jengki di Indonesia, Gunawan Cahyono dan Budi Sukarda berpendapat bahwa kata Jengki untuk arsitektur Jengki berasal dari kata Yankee yang merupakan sebutan untuk para tentara Amerika saat itu. akan tetapi disini Pak Josep berpendapat lain bahwa kata Jengki memang berasal dari Indonesia yang merupakan sebutan untuk sesuatu yang baru pada saat itu (saya tidak mendengar jelas saat itu itu tepatnya kapan, tahun berapa, dan berkenaan dengan apa?) yang jelas lebih kurang begitu…

demikian yang dapat saya review ulang kuliah teori tadi… walu banyak yang ngaur dan mungkin agak gak nyambung, mohon dimaklumi saja ini bukan blognya mahasiswa pintar tapi blognya seorang mahasiswa Goblokk… Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: